Kamis, 08 Mei 2014

Etika dan Profesialisme TSI

Bisnis Dalam TI

Teknologi Informasi sekarang ini sangat berkembang pesat dan dalam tulisan pada blog saya kali ini, saya akan membahas tentang keterhubungan suatu aspek bisnis dan pemanfaatan teknologi informasi dalam membantu kegiatan bisnis tersebut.

Sebelum saya lanjut kepada keterhubungan masalah diatas, saya akan menjelaskan masing-masing pengertian dari aspek bisnis atau bisnis dan teknologi informasi

Bisnis


Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.


Teknologi Informasi


Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa Inggris: Information and Communication Technologies; ICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.

Keterhubungan

Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. Sedangkan dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.

Disini saya akan menjelaskan tentang salah satu aspek bisnis yang berkaitan dengan TI, yaitu :

E-Commerce

E-Commerce dalam Komunikasi Bisnis

Secara umum, e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan atau perniagaan barang dan jasa dengan menggunakan media elektronik. Di dalam e-commerce, para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan / perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik (public network) yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet.

Sistem E-commerce dapat diklasifikasikan kedalam tiga tipe aplikasi, yaitu :

a. Electronic Markets (EMs), yaitu sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan atau menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan.

b. Elektronic Data Interchange (EDI), adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi regular yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial. Secara formal, EDI didefinisikan oleh International Data Exchabge Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disepakati, yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer lain dengan menggunakan media elektronik”. EDI sangat luas penggunaaanya, biasanya digunakan oleh kelompok retail besar, ketika melakukan transaksi bisnis dengan para supplier mereka. EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain, tanpa memerlukan hardcopy atau faktur, sehingga terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia.

c. Internet Commerce
, adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk aktivitas perdagangan. Kegiatan komersial ini, seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet, antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirimkan melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual.

Bisnis dan Komunikasi


Ditinjau dari aspek bisnis, organisasi adalah sarana manajemen (dilihat dari aspek kegiatannya). Korelasi antara Ilmu Komunikasi dengan Organisasi terletak pada peninjauannya yang berfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan.

Dalam lingkup organisasi, tujuan utama komunikasi adalah memperbaiki organisasi, yang ditafsirkan sebagai upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan manajemen. Komunikasi organisasi terjadi setiap saat. Dan dapat didefinisikan sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi. Suatu organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarchies antara satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan.

KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DALAM ORGANISASI BISNIS


Komunikasi Bisnis yang efektif diperlukan oleh semua organisasi bisnis dalam upaya mencapai tujuannya. Organisasi bisnis yang produktif ditunjang oleh penguasaan komunikasi bisnis para anggota organisasinya, baik penguasaan komunikasi verbal (lisan dan tulisan), maupun komunikasi non-verbal. Fakta empiris dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa sebagain besar anggota organisasi melakukan pekerjaannya dengan melakukan komunikasi.

Dalam kehidupan organisasi bisnis, keberadaan tim kerja semakin populer. Banyak perusahaan dari berbagai industri menerapkan konsep tim kerja dalam melakukan aktifitasnya. Pemakaian tim kerja diyakini banyak pimpinan perusahaan akan lebih efektif, dibandingkan penyelesaian aktifitas secara individual. Pemakaian tim kerja diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif. Penjumlahan aggota dalam tim akan memungkinkan menghasilkan output yang lebih besar dibandingkan output total yang dikerjakan oleh masing-masing individu. Tidak peduli seberapa berbakatnya seseorang, betapapun unggulnya sebuah tim atau seberapapun kuatnya kasus hukum, keberhasilan tidak akan diperoleh tanpa penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif. Keterampilan melakukan komunikasi yang efektif akan berperan besar dalam mendukung pencapaian tujuan dari seluruh aktivitas. Untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif, maka kemampuan untuk mengirimkan pesan atau informasi yang baik, kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik, serta keterampilan menggunakan berbagai media atau alat audio visual merupakan bagian yang sangat penting.

Contoh detail bisnis dalam TI :
1. Usaha merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan suatu tujuan tertentu. Usaha dapat dilakukan atau dibangun pada berbagai bidang, misalnya saja pada bidang Teknologi Informasi (system informasi). Terdapat dua macam badan usaha, yaitu badan usaha yang berbadan hukum (seperti PT, yayasan, koperasi, dan BUMN) dan badan usaha yang tidak berbadan hukum (seperti UD, PD, Firma, dan CV). Dari semua jenis badan usaha, khususnya dalam bidang teknologi informasi, para pemula mencoba usaha seperti : 
1.Pembuatan warnet untuk kegiatan komputer. • Distributor dari produk-produk IT, baik hardware ataupun software.  
2.Training dan pendidikan bidang IT, Dll. Berdasarkan artikel yang say abaca, Lima komponen dalam membangun suatu usaha itu adalah : Arus Kas / keuangan.
Beberapa hal yang termasuk arus kas diantaranya adalah laporan laba rugi, laporan arus kas, neraca dan sebagainya. Anda harus bisa membaca dan memahami laporan keuangan tersebut. Komunikasi / pemasaran. Komunikasi adalah elemen utama dalam perencanaan bisnis manapun. Pemasaran mencakup segmentasi pasar, targeting, konsumen, pesaing, distribusi, hubungan, periklanan, penetapan harga, industri dan tren pasar, strategi pemasaran, dan sebagainya.
Sistem Dalam sebuah usaha atau bisnis, pengendalian sistem sangat diperlukan mengingat kebanyakan pengusaha bekerja berdasarkan kebiasaan. Jadi apabila pengusaha tersebut sedang tidak berada disana, maka usaha tersebut tidak bisa berjalan dengan semestinya. Hukum Murphy’s Law (hukum Murphy, segalanya dapat berjalan salah) pasti akan berlaku dalam bidang bisnis. Justru disaat anda berpikir bahwa anda tidak perlu bantuan hukum, anda memerlukannya. Hukum bisnis sangat beragam. Mulai dari pengurusan ijin gangguan sampai hak paten termasuk didalamnya. Produk Pada tahap inilah pengusaha harus membuat sebuah produk atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen, tetapi mempunyai diferensiasi yang kuat.
Sebagai seorang pengusaha yang sedang membuka usaha, anda dituntut untuk menguasai kelima hal tersebut diatas. Tidak perlu sampai mendetail. Anda cukup ahli di satu bidang, kemudian bidang yang lain diserahkan ke orang lain dengan cara : Merekrut seseorang yang ahli di bidang-bidang tersebut untuk masuk ke dalam satu tim bisnis anda, atau mempekerjakan orang yang ahli dari bidang-bidang tersebut untuk bekerja di perusahaan anda.
Kemudian, mengapa anda harus ahli atau expert di salah satu bidang? Supaya pada waktu membangun usaha, tim bisnis anda berisi orang-orang yang kuat dan hebat. Untuk membantu para pemula yang tertarik menekuni dunia usaha, pada kesempatan kali ini sengaja kami informasikan 10 poin penting yang perlu disiapkan para pemula ketika mereka terjun membangun sebuah usaha. 
1. Menciptakan produk atau jasa. Langkah pertama yang perlu Anda siapkan adalah memproduksi barang atau jasa yang akan ditawarkan kepada konsumen. Setelah produk atau jasa berhasil diciptakan, maka selanjutnya Anda bisa menentukan merek dagang yang akan digunakan dan besaran harga yang akan ditawarkan kepada calon konsumen. 
2. Melakukan survei pasar untuk melihat respon konsumen. Langkah kedua yang perlu dilakukan para pemula yaitu melakukan survei pasar untuk mengetahui respon konsumen. Masukan dari konsumen menjadi bekal utama bagi Anda untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan sebagian besar pasar, dan sebagai bahan pertimbangan bagi Anda sebelum akhirnya menentukan harga jual yang cukup ideal di pasaran. 
3. Mempersiapkan segala kebutuhan izin usaha. Meskipun masalah perizinan usaha belum menjadi prioritas utama bagi sebagian besar pelaku bisnis rumahan, namun bukan berarti urusan tersebut bisa Anda abaikan begitu saja. Kelegalan bisnis Anda ternyata cukup mempengaruhi kepercayaan para konsumen. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bila Anda mempersiapkan persyaratan atau administrasi surat izin usaha yang bersangkutan sebelum akhirnya Anda membangun kerajaan bisnis. 
4. Memilih lokasi usaha strategis. Tak bisa dipungkiri lagi bila keberadaan lokasi usaha cukup mempengaruhi omset penjualan yang diterima para pengusaha. 
5. Membuat standar operasional prosedur Setelah mendapatkan lokasi usaha yang cukup potensial, selanjutnya Anda bisa mulai membuat standar operasional prosedur sebagai acuan pokok pergerakan bisnis Anda.
Beberapa sistem yang perlu Anda perhatikan antara lain alur operasional usaha, sistem produksi dan pemasaran, kontrol barang masuk dan keluar, laporan keuangan, dan lain sebagainya. Secara umum ada empat hal yang harus menjadi perhatian utama yang perlu diperhatikan oleh seorang eksekutif perusahaan. Yaitu : 
1.Akses Internet/Intranet Fasilitas akses ke Internet / informasi, ini bisa berupa perangkat PC/Laptop, LAN, WAN, Hub/Switch Hub. Hanya fasilitas akses ini yang dapat dilihat secara fisik oleh mata, sisanya akan sulit dilihat menggunakan mata kepala. Konsekuensinya seringkali orang berfikir bahwa dengan membeli PC/Laptop maka seluruh masalah akan terpecahkan, padahal infrastruktur IT merupakan sebagian kecil dari solusi yang harus diperhatikan oleh Seorang Eksekutif/manajemen. 
2.Aplikasi Sistem Informasi Suatu Sistem informasi yang berfungsi untuk mengoptimalkan, mengeffisienkan dan mengefektifkan sebuah bisnis proses, yaitu berupa Database, prosedur berbentuk sistem informasi management (MIS), Enterprise Resource Planning (ERP), E-commerce. E-Learning, MIS dsb ini memang di arahkan ke arah effisiensi perusahaan. Jika kita mulai meng-online-kan sistem perusahaan ke Internet sebaiknya diyakinkan bahwa sistem backroom yang berjalan dibelakang layar sudah bisa berjalan dengan baik dan optimal. 
3.Corporate Competitiveness Sistem lain yang baru belakangan dikembangkan terutama di fokuskan kearah meningkatkan kompetitiveness corporate. Kemampuan kompetitif sebuah Perusahaan akan ditentukan terutama oleh tingkat penguasaan pengetahuan dan manajemen pengetahuan internal Perusahaan tersebut. Percepatan proses pengkoleksian, pengarsipan, pendistribusian, multiplikasi pengetahuan yang tercatat secara elektronik akan menjadi kunci utamanya. Manajemen pengetahuan merupakan jargon utama dalam konteks kompetitiveness. 
4.Human Capital (Human Resources) Yang terakhir dan paling penting adalah faktor manusia, sering kali kita melihat manusia sebagai salah satu komponen pengeluaran (cost/OPEX) dari sebuah sistem. Dalam era informatika saat ini, faktor manusia menjadi faktor yang sangat dominant dan penting sekali jika kita ingin menjadi seorang pemimpin/leader. Aset pengetahuan (Knowledge Asset) yang terpatri di dalam Human Capital menjadi kunci keberhasilannya untuk menjadi seorang pemimpn (leader); jadi bukan sekedar effisiensi proses bisnis semata.
 
2. Bisnis Mahasiswa adalah Bisnis Online
Memang saat masih menjadi mahasiswa atau pelajar kita agak kesulitan dalam membagi waktu, waktu untuk kuliah dan waktu untuk bisnis, namun jangan khawatir, bukan berarti anda tidak bisa berbisnis, walaupun anda masih dalam status mahasiswa. Ada beberapa Contoh Usaha Yang Cocok Untuk Mahasiswa, mari kita simak ulasan berikut ini :

1. Reseller, Reseller bisa menjadi alternatif bisnis untuk mahasiswa, bisnis ini merupakan Contoh Peluang Usaha Untuk Mahasiswa yang mudah untuk dijalankan. Menjalankan bisnis ini cukup gampang. Anda hanya menjual suatu produk yang sudah ada, dan anda tinggal menjual kembali produk ini dengan cara sedikit menaikkan harga kepada orang lain. Penjualan bisa dilakukan secara offline dan juga bisa secara online. Misalnya selesai kuliah kita bisa mempromosikan produk tersebut ke teman-teman mahasiswa lainnya. Atau kalau secara online kita bisa memasarkan produk ini secara luas, misalnya sehabis kuliah kita pasarkan produk ini ke internet, baik melalui blog atau melalui iklan baris, dan juga bisa jualan di forum-forum.

2. Kuliner. Contoh Peluang Usaha Untuk Mahasiswa yang kedua ini adalah kuliner, usaha ini sangat menjaanjikan buat kita semua. Kebantakan bisnis ini dilakukan oelh mahasiswa yang hoby memasak. Jika anda bisa memasak, apa salahnya anda mencoba untuk menekuni bisnis ini. Yang perlu diperhatikan dalam bisnis ini adalah rasa, pelayanan, dan kebersihan.

3. MLM, MLM ini merupakan Contoh Peluang Usaha Untuk Mahasiswa yang bagus dan cukup populer saat ini. Sudah banyak sekali MLM yang beredar di masyarakat saat ini, misalnya saja http://mezi.jeunesseglobal.com. Bisnis ini sangat menjanjikan, tetapi ini tergantung pada mahasiwa memilih bisnisnya dan fokus terhadap bisnis tersebut, jika sudah demikian anda akan dapat penghasilan yang besar dari sini.

4. Bisnis Jasa, bisnis jasa ini salah satu Contoh Peluang Usaha Untuk Mahasiswa yang bisa anda pilih jika anda telah mempunyai suatu keahlian dan sudah mumpuni dalam bidang tersebut, contohnya, bila anda jago dalam menulis, anda bisa membuka jasa menulis artikel, di internet banyak orang ,encari jasa ini, atau jika anda panda dalam bahasa asing, anda bisa menjadi jasa translator, atau jasa-jasa yang lain. Bisnis ini juga sangat bagus bagi anda yang mempunyai keahlian khusus.

5. Bisnis Pulsa, pulsa sudah bisa dibilang menjadi kebutuhan orang sekarang dan akan selalu orang cari. Coba fikirkan, berapa orang disekeliling anda yang tidak punya HP? hampir tidak ada kan/ Berarti ini menjadi salah satu Contoh Peluang Usaha Untuk Mahasiswa yang bagus.

Kelebihan:
  1. Seluruh laba menjadi miliknya. Bentuk perusahaan perseorangan memungkinkan pemilik menerima 100% laba yang dihasilkan perusahaan.
  2. Kepuasan Pribadi. Prinsip satu pimpinan merupakan alasan yang baik untuk mengambil keputusan.
  3. Kebebasan dan Fleksibilitas. Pemilik perusahaan perseorangan tidak perlu berkonsultasi dengan orang lain dalam mengambil keputusan.
  4. Sifat Kerahasiaan. Tidak perlu dibuat laporan keuangan atau informasi yang berhubungan dengan masalah keuangan perusahaan. Dengan demikian masalah tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh pesaing.
Kelemahan:
  1. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas. Artinya seluruh kekayaan pribadinya termasuk sebagai jaminan terhadap seluruh utang perusahaan.
  2. Sumber keuangan terbatas. Karena pemiliknya hanya satu orang, maka usaha-usaha yang dilakukan untuk memperoleh sumber dana hanya bergantung pada kemampuannya.
  3. Kesulitan dalam manajemen. Semua kegiatan seperti pembelian, penjualan, pembelanjaan, pengaturan karyawan dan sebagainya dipegang oleh seorang pimpinan. Ini lebih sulit apabila manajemen dipegang oleh beberapa orang.
  4. Kelangsungan usaha kurang terjamin. Kematian pimpinan atau pemilik, bangkrut, atau sebab-sebab lain dapat menyebabkan usaha ini berhenti kegiatannya.
Kesimpulan :

Saya berkesimpulan bahwa aspek bisnis sekarang ini sangat berkaitan dengan aspek pemanfaatan teknologi informasi agar tujuan dari adanya bisnis, yaitu keuntungan yang maksimal bisa didapatkan dengan menggunakan teknologi informasi dan salah satu contohnya adalah dengan menggunakan aspek e-commerce yaitu berbisnis via media elektronik atau bisa saya contohkan melalui internet. Komunikasi juga merupakan faktor penting dalam berbisnis demi tercapainya keselarasan kerja sama yang baik dalam berbisnis dan teknologi informasi pun hadir disini menawarkan kemudahan berkomunikasi antar anggota contohnya dalam suatu perusahaan dengan menggunakan sarana audio visual atau rapat via satelit bagi anggota bisnis yang sedang tidak dapat menghadiri rapat karena sedang di luar kota ataupun di luar negeri, jadi aspek bisnis dan teknologi informasi sekarang ini sangat berpengaruh demi tercapainya keuntungan yang maksimal bagi suatu organisasi yang menjalankan suatu usaha atau bisnis. 
 
Sumber :
http://denganinfo.blogspot.com/2011/10/kelebihan-dan-kelemahan-bentuk-bentuk.html
http://yusuke-chan.blogspot.com/2012/04/aspek-bisnis-bidang-teknologi-informasi.html
http://kangronny.blogspot.com/2013/11/contoh-peluang-usaha-untuk-mahasiswa.html